Teknik Elektro Unimus Semarang | Program Studi S1 Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Semarang Unimus gelar kuliah pakar dengan parasumber Agus Ulinuha. ST. MT., P.hD., Dosen Teknil Elektro auniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kuliah pakar dihadiri Kaprodi Teknik Elektro Achmad Solichan, S.T., M.Kom, Kaprodi S1 Teknik Mesin Dr. Purnomo, M.Eng, Dosen FT Unimus dan diikuti oleh seluruh mahasiswa S1 Teknik Elektro. Ketua panitia Dina Mariani, SST., MT melaporkan kegiatan tersebut merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh semua mahasiswa karena dalam kegiatan tersebut memaparkan pengetahuan dan gambaran tentang energy terbarukan dan presfektif baru dari sistem tenaga listrik yang kelak akan memepengaruhi keberlangsungan sebuah kehidupan di masa yang akan datang.

Sambutan Kaprodi Teknik Elektro

Ditambahkan oleh Kaprodi S1 Teknik Elektro bahwa kuliah pakar merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya dalam proses perkuliahan di lingkungan FT Unimus, khususnya pada Prodi S1 Teknik Elektro. Mengangkat tema yang masih hangat pada saat ini yaitu “Energy Terbarukan dan Presfektif Baru Sistem Tenaga Listrik” kuliah pakar bertujuan memberikan informasi dan wawasan terhadap mahasiswa. “Setiap bahan bakar yang ada di bumi merupakan sumber energy yang tidak dapat diperbaharui dan tentunya akan mengalami kehabisan dalam waktu yang cepat di masa yang akan datang apa bila tidak digunakan secara bijak menyusul dengan perkembangan populasi kehidupan yang semakin meningkat” terang Achmad Solichan. “Maka dari itu kuliah pakar tentang sumber energy terbarukan dan tenaga listrik dapat memberikan pengetahuan bahwa sebagai mahasiswa atau orang yang berlajar tentang ilmu tersebut harus bisa memberikan ide atau gagasan untuk menciptakan inovasi – inovasi baru penemuan energy alternatif. Saat ini sumber energy yang digunakan merupakan energy fosil yang tidak bisa diperbaharui, yang tentunya akan semakin berkurang setiap tahunnya” tambahnya. Ditambahkan bahwa engan adanya energy terbarukan bisa sangat memberikan kontribusi dan dimanfaatkan sebagai pengganti atau sebagai cadangan energy di masa depan.

Paparan Materi Oleh Narasumber

Achmad Solechan juga berharap agar mahasiswa dapat mengupdate informasi akan pentingnya prespektif baru energy listrik yang sangat penting bagi kehidupan. “Tema inu bisa memberikan wawasan akan perkembangan energy yang sangat pesat dan semakin tingginya kebutuhan akan sumber energy sebagai komoditi penting, sehingga harus dipersiapkan dan dipersediakan sumber energy pengganti” pungkasnya

sumber: Reportase UPT Kehumasan & Keprotokoleran


Seminar Nasional K3 FT UNIMUS dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 28 Desember 2016 di hotel Grasia Semarang. Kegiatan ini hasil kerja sama antara Fakultas Teknik UNIMUS dengan LPJK Propinsi Jateng dan Majelis Lingkungan Hidup PWM Jateng. Seminar menghadirkan Nara Sumber yang berkompeten dari kalangan profesi, akademisi dan praktisi.

Pembukaan Seminar Nasional K3 Teknik Elektro UNIMUS

Pembukaan Seminar Nasional K3

Kegiatan ini diikuti 69 peserta yang terdiri atas PKU/RS Muhammadiyah, RS Pemerintah, RS Swasta, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan SMU/SMK wilayah Jateng, Mahasiswa Teknik, FK, FKM PTN dan PTS.

Sesi I Seminar Nasional

Sesi I Seminar Nasional

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil dan makmur (Mangkunegara). Penekanan K3 adalah pada kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kerja maupun orang lain (kontraktor, pemasok, pengunjung dan tamu) di tempat kerja agar tujuan tersebut dapat tercapai.

Sesi II Seminar Nasional

Sesi II Seminar Nasional

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting dan bermanfaat bukan hanya bagi karyawan dan pengunjung area kerja secara langsung, namun juga bagi keluarga yang menjadi tanggung jawab karyawan tersebut. K3 juga sangat bermanfaat bagi perusahaan karena dengan K3 dapat diperoleh kontinuitas kerja produktif dan pembinaan tenaga kerja.

Bahwa K3 merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, perusahaan dan karyawan. K3 tidak dapat berjalan dengan baik bila yang bertanggung jawab hanya satu pihak atau sebagian saja. Dalam sebuah perusahaan semua bagian juga memiliki peran dan tanggung jawab untuk mensukseskan K3 tersebut.

Pemerintah sangat menyadari kepentingan K3 sehingga mengeluarkan berbagai kebijakan seperti Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Kepmen, dan Perda. Namun pada kenyataannya implementasi kebijakan dilapangan atau perusahaan masih belum efektif. Hal ini dibuktikan dengan tingginya tingkat kecelakaan kerja diberbagai bidang pekerjaan. Angka kecelakaan kerja di Indonesia masih tinggi. Mengutip data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Muji Handaya mengatakan bahwa jumlah kecelakaan kerja mengalami peningkatan hingga 5%.

Penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja adalah masih rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di kalangan industri dan masyarakat. Selama ini penerapan K3 seringkali dianggap sebagai cost atau beban biaya, bukan sebagai investasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Muhammadiyah merupakan pergerakan dakwah di bidang sosial dan ekonomi, memiliki amal usaha tersebar dan terbesar di Indonesia. Sudah semestinya Muhammadiyah ikut berperan aktif dalam mewujudkan K3 di lingkungan kerjanya. Dalam rangka mewujudkan budaya K3 tersebut dan demi kesuksesan bersama maka perlu diadakan seminar K3 di lingkungan amal usaha Muhammadiyah.

 


PROBEA sebagai bentuk kepedulian Unimus memberi kesempatan calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi untuk  mengenyam studi lanjut. Program ini diperuntukkan bagi siswa dari keluarga tidak mampu maupun calon mahasiswa yang berasal dari Panti Asuhan. Calon mahasiswa dapat mengikuti seleksi tanpa dipungut biaya pendaftaran dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau panti asuhan, serta surat rekomendasi pimpinan Muhammadiyah setempat bagi kader persyarikatan. Kemudian syarat lainnya, calon mahasiswa menyertakan fotokopi nilai raport dari semester I-IV yang sudah dilegalisir, beserta surat permohonan beasiswa kepada Rektor. Mahasiswa yang mendaftar melalui Jalur Probea dapat memilih program studi yang ditawarkan Unimus dan wajib mengikuti proses seleksi.

Maksud dan Tujuan
  1. Menciptakan jaringan kerjasama.
  2. Memberikan kepedulian sosial kepada masyarakat kurang mampu.
  3. Memberikan sumbangan bagi pengembangan kader persyarikatan.
Sasaran
  1. Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiah se-Indonesia.
  2. Panti Asuhan Non Persyarikatan.
  3. Masyarakat umum keluarga kurang mampu.
Ketentuan dan Syarat Calon
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Peserta adalah anak asuh panti asuhan yang sedang menempuh pendidikan kelas XII SMA/SMK.
  3. Peserta diusulkan secara resmi oleh Pengurus Panti Asuhan, dibuktikan dengan surat rekomendasi (surat keterangan)
  4. Peserta berasal dari keluarga kurang mampu, ditunjukkan oleh Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan.
  5. Bagi aktifis dan kader Muhammadiyah, wajib melampirkan Surat Rekomendasi dari Pimpinan Muhammadiyah setempat minimal pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).
  6. Melampirkan fotocopy nilai ijazah atau nilai rapor semester 1 – 5 dengan keterangan kelulusan (bagi yang belum menerima ijazah).
  7. Fotokopi  ijazah dan SKHU SMA/MA/SMK/Sederajat yang sudah dilegalisir.
  8. Pas photo berwarna ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.
  9. Peserta mengajukan lamaran untuk dapat diterima sebagai mahasiswa Program Beasiswa Dhuafa (Probea) kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, dengan melampirkan kelengkapan persyaratan di atas.
  10. Ketentuan penempatan program studi bagi penerima beasiswa program ini menjadi kewenangan mutlak Rektor UNIMUS dan tidak dapat diganggu gugat.
  11. Pada tahun akademik/ajaran 2015/2016 siswa duduk di tahun terakhir SMA / SMK Negeri/Swasta.
  12. Tidak mempunyai cacat tubuh yang dapat mengganggu kelancaran belajar.
  13. Peserta dibebaskan dari biaya pendaftaran.
Prosedur Pendaftaran
  1. Mendaftar secara online di halaman PMB UNIMUS. Isi probea pada pilihan jalur. Lengkapi isian formulir online. Pilih S1 Teknik Elektro pada pilihan Program Studi.
  2. Berkas pendaftaran berisi semua persyaratan disertai kelengkapan persyaratan calon peserta seleksi PROBEA dimasukkan dalam stopmaf warna kuning dan dimasukkan sampul coklat (bagi yang dikirim per pos) dan ditujukan ke :
    PMB Jalur PROBEA Tahun 2016/2017
    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG (UNIMUS)
    Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang 50273
    Tel. (024) 76740293
    Fax (024) 76740293
    Email : admisi@unimus.ac.id
    Website : www.unimus.ac.id
  3. Berkas pendaftaran dapat dikirim lewat pos atau disampaikan langsung ke panitia di kampus terpadu UNIMUS. Penerimaan berkas pendaftaran dilayani Hari Senin – Jum’at, pukul 08.00–16.00 WIB  untuk 

Tanggal Penting

Tahap 1:  dilayani s/d 31 Desember 2015  

Tahap 2:  dilayani s/d 26 Maret 2016

Tahap 3: dilayani s/d 30 Juni 2016

Pengumuman dan Registrasi

  1. Hasil seleksi akan disampaikan pada tanggal 13 Januari 2016 untuk Tahap 1, Tahap 2 pada tanggal 7 April 2016 dan Tahap 3 pada tanggal 19 Juli 2016
  2. Peserta yang diterima harus melakukan registrasi paling lambat 1 minggu setelah pengumuman.
  3. Peserta yang diterima mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan peserta lain yang mengikuti tes tertulis Penerimaan Mahasiswa Baru UNIMUS.

Biaya Pendidikan

Peserta yang diterima berlaku skim pembiayaan sebagai berikut :
  1. Peserta hanya dikenakan biaya DPM (Dana Pengembangan Mahasiswa) dibayarkan pada saat registrasi dan hanya sekali selama kuliah.
  2. Penerima program Probea dibebaskan dari kewajiban pembayaran biaya SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan), SKS dan SPI (Sumbangan Pengembangan Pendidikan) selama 1 (satu) semester.
  3. Apabila pada akhir semester nilai indeks prestasi mahasiswa yang bersangkutan memenuhi persyaratan sebesar 3,00 (program studi kelompok IPS) dan 2,75 (program studi kelompok IPA), beasiswa dapat dilanjutkan pada semester 2 dan demikian selanjutnya untuk semester-semester berikutnya.
  4. Apabila persyaratan nilai indeks prestasi tersebut tidak dapat dipenuhi, maka beasiswa Probea tidak dapat dilanjutkan pada semester berikutnya.

Pendaftaran mahasiswa baru UNIMUS tahun ajaran 2016/2017, klik disini

formulir seleksi pmb non tes pemikat permasi probea perkoni

formulir seleksi pmb non tes elektro unimus